Teori Media dan Masyarakat
A.
Media,
Masyarakat, dab Budaya : Hubungan dan Konflik
Ada
empat jenis hubungan antara budaya (konten media) dan masyarakat
1. Materialism
:memandang budaya tergantung pada struktur ekonomi dan kekuasaan dari
masyarakat.
2. Idealisme
: ide dan nilai yang dibawa oleh media sebagai penyebab perubahan sosial, tidak
peduli siapa pemilik dan pengontrolnya.
3. Kesalingtergantungan
: media massa dan masyarakat terus-menerus berinteraksi dan memengaruhi satu
sama lain.
4. Otonomi
: masyarakat dna emdia massa saling mandiri satu sama lain. Kekuatan emdia ini
memengaruhi ide, nilai, dan perilaku misalnya mempromosikan keseragaman, merangsang
modernitas, merusak identitas budaya dari negara miskin.
B.
Komunikasi Massa sebagai Proses pada
Tingkat Masyarakat : Mediasi Hubungan dan Pengalaman Sosial
Media
massa mengambil alih dari pengaruh awal sekolah, orangtua, agama, saudara,d an
teman. Media berkembang menajdi alat untuk menyatukan lemabga sosial yang lain.
Konsep
mediasi yaitu : perpanjangan tangan atas versi peristiwa yang tidak dapat kita
amati secara langsung dan upaya aktor dan lembaga untuk mengontak tujuan mereka.
Media telah menciptakan ranah public.
C.
Kerangka Rujukan dalam Menghubungkan
Media dengan Masyarakat
Media
menyediakan bagi khayalak, penyedia informasi, gambar, cerita dan kesan. Hal
ini mempengaruhi dalam hal iklan, propaganda, gambaran yang disukai dan
mengirimkan informasi. Kerangka rujukan bagi teori pembentukan mengenai emdia
dan masyarakat : emdia berada diantara pengalaman probadi dan peristiwa serta
kekuatan sosial yang lebih jauh (berdasarkan Westley dan MacLean, 1957).
D.
Tema I : Kekuasaan dan Ketidasertaan
Media
memiliki nilai ekonomi dan tunduk kepada peraturan politik, ekonomi dan hukum,
media juga sebagai instrument bagi kekuasaan untuk membawa pengaruh dengan
ebrbagai cara kepada khalayak, dan kekuatan media tidak tersedia untuk semua
kelompok atau kepentingan. Komunikasi massa memiliki kapasitas untuk menyatukan
individu yang tersebar di dalam khalayak yang besar dan menyatukan pendatang
baru ke dalam komuniats urban atau imigran de dalam negara baru dengan
menyediakan seperangkat ide, informasi dan identitas. Empat versi dampak
komunikasi massa terhadap integrasi sosial yaitu:
1. Kebebasan,
keberagaman. Media memiliki efek perpecahan terhadap masyarakat yang juga dapat
membebaskan dan menyebarkan ode untuk mendorong perubahan.
2. Integrasi,
solidaritas. Komunikasi massa sebagia penyatu masyarakat, menekankan kebutuhan,
kebersamaan, dan kondisi perubahan sosial.
3. Tidak
ada norma, kehilangan indentitas. Kebebasan yang meluas akan menimbulkan
perpecahan, kehilangan keyakinan, dan tercabut dari masyarakat.
4. Dominasi,
keseragaman. Masyarakat terlalu teratur, mendorong pada pengawasan dengan media
massa sebagai alat yang melakukannya.
E.
Tema III : Perubahan dan Perkembangan
Sosial
Teori
yang relevan adalah isu determinasi teknologi dan potensi untuk menerapkan
media massa pada proses perkembangan. Media massa hanya untuk kepetingan
ekonomi dan sosial. Isu modernisasi membantu media melawan komunisme.
F.
Tema IV : Ruang dan Waktu
Proses
komunikasi massa diistilahkan keruangan, merujuk pada pasar media, jangkauan
khalayak. Percepatan saluran untuk penyiaran dan perubahan komunikasi membaut
kontak langsung dengan sumber dan tujuan lain dan sehari-hari menajdi mungkin.
Kita tidak lagi menunggu berita untuk mengirimnya. Secara efektif, tidak ada
batasan waktu atas informasi yang dapat dikirim dan diakses.
G.
Teori Media-Masyarkat I : Masyarakat
Massa
Teori
ini memberikan keutamaan kepada media sebagai faktor penyebab. Media menawarkan
pandangan menganai dunia, lingkungan semu, dan alat manipulasi terhadap
masyarakat. Masyarakat diatur dapam skala besar.
H.
Teori Media-Masyarakat II : Marxisme dan
Ekonomi Politik
Teori
ini mendorong adanya hubungan kepemilikan ekonomi dan penyebaran pesan yang
meneguuhkan legitimasi dan nilai. Teori ini menekankan apda efek emdia yatiu
kepentingan kelas penguasa dalam mereproduksi h8ubungan eksploitatif dan
manipulative. Media sebagai alat untuk penyiaran propaganda dan manipulasi.
Teori ekonomi dan politik berfokus pada hubungan struktur ekonomi dan dinamika
industry media dan konten ideologis media. Lembaga media dianggap sebagai
bagian dari sistem ekonomi dan erat dengan politik.
I.
Teori Media-Masyarakat III:
Fungsionalisme.
Teori
ini menjelaskan praktik sosial dan lembaga yang berkaitan dengan kebutuhan
masyarakat dan individu. Fungsi media yaitu menyediakan informasi mengenai
peristiwa, ,menyediakan hiburan, kesenangan, dan relaksasi, serta
mengampanyekan tujuan sosial di ranah politik, perang, perkembangan ekonomi,
pekerjaan dan agama.
J.
Teori Media-Masyarakat IV:
Kontruksionisme Sosial
Masyarakat
sebagai sebuah realitas objektif bahwa struktur, kekuatan, dan ide mengenai
masyarakat dibentuk manusia secara terus-menerus dan diproduksi ulang.
Teori
Media-Masyarakat V: Determinasi Teknologi Komunikasi
Banyaknay
perbedaan dan perselisihan ini deisebut media sentries. Teknologi sangat
penting bagi masyarakat, setiap teknologi memiliki bias, revolusi komunikasi
mendorong revolusi sosial.
H. Teori
Media-Masyarakat VI: Masyarakat Informasi
Masyarakat informasi
menggambarkan mereka telah menjadi tergantung pada jaringan informasi
elektronik serta aktivitas komunikasi. Masyarakat berjaringan adalah mereka
yang mengatur hubungannya dalam jaringan media menggantikan jaringan sosial
melalui hubungan secara langsung.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar