Entri Populer

Selasa, 08 Januari 2013

Teori Komunikasi Massa, Penulis :Mc Quail



Teori Media dan Masyarakat
A.    Media,  Masyarakat, dab Budaya : Hubungan dan Konflik
Ada empat jenis hubungan antara budaya (konten media) dan masyarakat
1.      Materialism :memandang budaya tergantung pada struktur ekonomi dan kekuasaan dari masyarakat.
2.      Idealisme : ide dan nilai yang dibawa oleh media sebagai penyebab perubahan sosial, tidak peduli siapa pemilik dan pengontrolnya.
3.      Kesalingtergantungan : media massa dan masyarakat terus-menerus berinteraksi dan memengaruhi satu sama lain.
4.      Otonomi : masyarakat dna emdia massa saling mandiri satu sama lain. Kekuatan emdia ini memengaruhi ide, nilai, dan perilaku misalnya mempromosikan keseragaman, merangsang modernitas, merusak identitas budaya dari negara miskin.
B.     Komunikasi Massa sebagai Proses pada Tingkat Masyarakat : Mediasi Hubungan dan Pengalaman Sosial
Media massa mengambil alih dari pengaruh awal sekolah, orangtua, agama, saudara,d an teman. Media berkembang menajdi alat untuk menyatukan lemabga sosial yang lain.
Konsep mediasi yaitu : perpanjangan tangan atas versi peristiwa yang tidak dapat kita amati secara langsung dan upaya aktor dan lembaga untuk mengontak tujuan mereka. Media telah menciptakan ranah public.
C.     Kerangka Rujukan dalam Menghubungkan Media dengan Masyarakat
Media menyediakan bagi khayalak, penyedia informasi, gambar, cerita dan kesan. Hal ini mempengaruhi dalam hal iklan, propaganda, gambaran yang disukai dan mengirimkan informasi. Kerangka rujukan bagi teori pembentukan mengenai emdia dan masyarakat : emdia berada diantara pengalaman probadi dan peristiwa serta kekuatan sosial yang lebih jauh (berdasarkan Westley dan MacLean, 1957).
D.    Tema I : Kekuasaan dan Ketidasertaan
Media memiliki nilai ekonomi dan tunduk kepada peraturan politik, ekonomi dan hukum, media juga sebagai instrument bagi kekuasaan untuk membawa pengaruh dengan ebrbagai cara kepada khalayak, dan kekuatan media tidak tersedia untuk semua kelompok atau kepentingan. Komunikasi massa memiliki kapasitas untuk menyatukan individu yang tersebar di dalam khalayak yang besar dan menyatukan pendatang baru ke dalam komuniats urban atau imigran de dalam negara baru dengan menyediakan seperangkat ide, informasi dan identitas. Empat versi dampak komunikasi massa terhadap integrasi sosial yaitu:
1.      Kebebasan, keberagaman. Media memiliki efek perpecahan terhadap masyarakat yang juga dapat membebaskan dan menyebarkan ode untuk mendorong perubahan.
2.      Integrasi, solidaritas. Komunikasi massa sebagia penyatu masyarakat, menekankan kebutuhan, kebersamaan, dan kondisi perubahan sosial.
3.      Tidak ada norma, kehilangan indentitas. Kebebasan yang meluas akan menimbulkan perpecahan, kehilangan keyakinan, dan tercabut dari masyarakat.
4.      Dominasi, keseragaman. Masyarakat terlalu teratur, mendorong pada pengawasan dengan media massa sebagai alat yang melakukannya.
E.     Tema III : Perubahan dan Perkembangan Sosial
Teori yang relevan adalah isu determinasi teknologi dan potensi untuk menerapkan media massa pada proses perkembangan. Media massa hanya untuk kepetingan ekonomi dan sosial. Isu modernisasi membantu media melawan komunisme.
F.      Tema IV : Ruang dan Waktu
Proses komunikasi massa diistilahkan keruangan, merujuk pada pasar media, jangkauan khalayak. Percepatan saluran untuk penyiaran dan perubahan komunikasi membaut kontak langsung dengan sumber dan tujuan lain dan sehari-hari menajdi mungkin. Kita tidak lagi menunggu berita untuk mengirimnya. Secara efektif, tidak ada batasan waktu atas informasi yang dapat dikirim dan diakses.
G.    Teori Media-Masyarkat I : Masyarakat Massa
Teori ini memberikan keutamaan kepada media sebagai faktor penyebab. Media menawarkan pandangan menganai dunia, lingkungan semu, dan alat manipulasi terhadap masyarakat. Masyarakat diatur dapam skala besar.
H.    Teori Media-Masyarakat II : Marxisme dan Ekonomi Politik
Teori ini mendorong adanya hubungan kepemilikan ekonomi dan penyebaran pesan yang meneguuhkan legitimasi dan nilai. Teori ini menekankan apda efek emdia yatiu kepentingan kelas penguasa dalam mereproduksi h8ubungan eksploitatif dan manipulative. Media sebagai alat untuk penyiaran propaganda dan manipulasi. Teori ekonomi dan politik berfokus pada hubungan struktur ekonomi dan dinamika industry media dan konten ideologis media. Lembaga media dianggap sebagai bagian dari sistem ekonomi dan erat dengan politik.
I.       Teori Media-Masyarakat III: Fungsionalisme.
Teori ini menjelaskan praktik sosial dan lembaga yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat dan individu. Fungsi media yaitu menyediakan informasi mengenai peristiwa, ,menyediakan hiburan, kesenangan, dan relaksasi, serta mengampanyekan tujuan sosial di ranah politik, perang, perkembangan ekonomi, pekerjaan dan agama.
J.       Teori Media-Masyarakat IV: Kontruksionisme Sosial
Masyarakat sebagai sebuah realitas objektif bahwa struktur, kekuatan, dan ide mengenai masyarakat dibentuk manusia secara terus-menerus dan diproduksi ulang.
Teori Media-Masyarakat V: Determinasi Teknologi Komunikasi
Banyaknay perbedaan dan perselisihan ini deisebut media sentries. Teknologi sangat penting bagi masyarakat, setiap teknologi memiliki bias, revolusi komunikasi mendorong revolusi sosial.
H. Teori Media-Masyarakat VI: Masyarakat Informasi
Masyarakat informasi menggambarkan mereka telah menjadi tergantung pada jaringan informasi elektronik serta aktivitas komunikasi. Masyarakat berjaringan adalah mereka yang mengatur hubungannya dalam jaringan media menggantikan jaringan sosial melalui hubungan secara langsung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar